"Saat saat semua berebut kekayaan,
saat semua berebut kekuasaan,
saat semua berebut kehormatan,
kenapa kita tak berebut meraih ridhonya.........
kapan kita berebut beramal..........
kapan kita berebut beramal..........
kapan kita berebut bersedekah....
kapan kita berebut beribadah......
kapan.... kapan...... kapan..............
kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang
hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa
kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu
ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa